Jurit Baru -Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Hamzanwadi menggelar sosialisasi dan pelatihan pembuatan pupuk kompos dari limbah peternakan di Desa Jurit Baru, Kecamatan Pringgasela pada Kamis (25/062026). Kegiatan ini merupakan salah satu program kerja yang bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pemanfaatan limbah peternakan menjadi produk yang bernilai guna dan ramah lingkungan.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), mahasiswa KKN kelompok 10 Universitas Hamzanwadi, PJ Kepala Desa, tim UPT Pertanian, serta masyarakat setempat khususnya petani dan peternak. Kegiatan diawali dengan sosialisasi mengenai dampak limbah peternakan terhadap lingkungan serta manfaat pegolahannya menjadi pupuk kompos.
Untuk memberikan pemahaman yang lebih mendalam, mahasiswa KKN Universitas Hamzanwadi bekerja sama dengan pihak UPT Pertanian sebagai narasumber dan instruktur dalam kegiatan pelatihan. Dalam sesi tersebut, pihak UPT menjelaskan pentingnya pengelolaan limbah peternakan serta manfaat pupuk kompos bagi kesuburan tanah dan keberlanjutan sektor pertanian.
Setelah sesi sosialisasi dan penyampaian materi, kegiatan dilanjutkan dengan pelatihan pembuatan pupuk kompos yang dipandu langsung oleh tim dari UPT Pertanian. Dalam sesi ini, peserta diberikan penjelasan mengenai bahan-bahan yang digunakan, tahapan pengolahan, teknik pencampuran, hingga proses fermentasi yang diperlukan untuk menghasilkan pupuk kompos yang baik dan berkualitas.
Tidak hanya memberikan penjelasan teori, tim UPT Pertanian juga mempraktikkan secara langsung proses pembuatan pupuk kompos di hadapan peserta. Para petani dan peternak yang hadir tampak antusias mengikuti setiap tahapan pelatihan dan bertanya lansung mengenai cara penerapannya.
Program ini dinilai relevan dengan kondisi Desa Jurit Baru yang memiliki potensi di bidang peternakan dan pertanian. Melalui pelatihan ini, limbah peternakan yang sebelumnya kurang dimanfaatkan diharapkan dapat diolah menjadi pupuk organik yang bermanfaat bagi lahan pertanian, sehingga terjalinnya hubungan yang saling mendukung antara sektor peternakan dan pertanian.
Melalui program ini, mahasiswa KKN Universitas Hamzanwadi berharap masyarakat Desa Jurit Baru dapat memperoleh pengetahuan dan pemahaman dalam mengelola serta KKNmemanfaatkan limbah peternakan yang ada di lingkungan sekitar menjadi pupuk kompos yang berguna. Selain membantu mengurangi limbah dan menjaga kebersihan lingkungan, pemanfaatan limbah menjadi pupuk kompos juga diharapkan dapat mengurangi biaya produksi pertanian dan mendukung praktik pertanian yang lebih berkelanjutan di Desa Jurit Baru.